Iklan Sponsor
Logo S-Gala.com png

Pengaruh Adaptor Beda Voltase, Berbahaya atau Tidak?

July 6, 2022
Adaptor beda voltase
Iklan Sponsor

Pengertian Adaptor

Gambar contoh adaptor
Gambar contoh adaptor

Adaptor merupakan sebuah rangkaian yang berfungsi sebagai pengubah tegangan AC yang relative tinggi menjadi tegangan DC yang rendah.

Adaptor adalah sebuah alat yang menjadi alternatif untuk menggantikan tegangan DC seperti pada aki dan baterai.

Sedangkan untuk penggunaan tegangan AC relatif lebih lama dan dapat digunakan selama ada aliran listrik.

Adaptor juga sering digunakan sebagai alat catu daya seperti amplifier, pesawat televisi mini, radio dan perangkat elektronik lainnya.

Secara umum, adaptor bisa dikatakan sebagai rangkaian elektronik yang berguna sebagai pengubah tegangan AC (arus bolak-balik) yang tinggi menjadi tegangan DC (arus satu arah) yang lebih rendah.

Listrik yang berasal dari PLN (perusahaan listrik negara) merupakan listrik berbentuk asur bolak-balik atau disebut juga arus AC.

PLN mendistribusikan arus listrik untuk penggunaan di rumah-rumah, kantor, mall, dan bangunan lainnya menggunakan arus AC.

Sedangkan, rata-rata peralatan elektronik yang kita gunakan hampir seluruhnya menggunakan arus DC atau arus searah yang lebih rendah untuk beroperasi.

Oleh sebab itu maka kita membutuhkan sebuah alat atau rangkaian elektronik yang dapat mengubah arus dari arus bolak balik (arus AC) menjadi arus searah (arus DC).

Gambar perbedaan arus AC dan arus DC
Gambar perbedaan arus AC dan arus DC

Serta alat yang menyediakan tegangan dengan besaran tertentu sesuai dengan yang dibutuhkan perangkat elektronik untuk beroperasi.

Tentunya setiap produk elektronik memiliki besaran tegangan masing-masing untuk dapat beroperasi.

Rangkaian alat tersebut merupakan adaptor atau yang biasa disebut juga dengan istilah DC power supply.

Rangkaian adaptor biasanya ada yang dipasangkan atau sudah dirakit jadi satu dengan peralatan elektroniknya, namun ada pula yang dirakit secara terpisah seperti pada laptop.

Untuk adaptor yang dirakit secara terpisah biasanya merupakan adaptor yang bersifat universal dan mempunyai tegangan output yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Contohnya saja dengan tegangan output 3 volt, 4 volt, 6volt, dan lainnya.

Ada pula adaptor yang hanya menyediakan besaran tegangan tertentu dan memang ditujukan untuk produk elektronik tertentu seperti pada adaptor monitor computer dan adaptor laptop.

Gambar contoh adaptor laptop merk ACER
Gambar contoh adaptor laptop merk ACER

Pemakaian Adaptor Beda Voltase

Pemakaian adaptor dengan voltase listrik yang berbeda atau tidak sesuai dengan kebutuhan tegangan yang dibutuhkan oleh perangkat elektronik akan merusak produk elektronik yang kalian miliki.

Gunakanlah adaptor yang sesuai dengan tegangan yang dibutuhkan sebuah perangkat.

Lebih baik jika menggunakan adaptor dengan ampere atau arus listrik yang berbeda.

Jika memiliki perangkat elektronik yang tidak terlalu sensitif terhadap perubahan voltase maka tidak akan terlalu bermasalah.

Namun jika ternyata perangkat elektronik kalian tidak dapat beradaptasi dengan perubahan voltase, maka hal itu akan membuat perangkat cepat rusak.

Suatu alat listrik hanya dapat bekerja jika terdapat arus listrik yang mengalir di dalamnya.

Besaran arus listrik ini dapat masuk ke dalam perangkat ditentukan oleh besarnya tegangan dari sumber listrik, entah itu baterai atau adaptor dan tahanan dalam alat tersebut.

Umumnya tahanan sebuat alat itu relatif tetap atau sama, maka arus yang masuk rata-rata ditentukan oleh tegangan dari baterai atau adaptor.

Gambar adaptor dengan tegangan 12 volt DC (di kotak merah)
Gambar adaptor dengan tegangan 12 volt DC (di kotak merah)

Bolehkan menggunakan adaptor beda voltase?

Jadi, apakah boleh menggunakan adaptor yang memiliki voltase yang berbeda dari yang dibutuhkan perangkat?

Jawabannya adalah tidak. Jangan menggunakan adaptor dengan tegangan yang berbeda, apalagi melebihi tegangan yang dibutuhkan sebuah perangkat.

Karena hal ini akan membuat arus listrik yang masuk besar dan melebihi kapasitas perangkat, dan tentunya akan membuat perangkat elektronik milik kalian rusak.

Gunakanlah adaptor dengan tegangan yang pas sesuai dengan yang dibutuhkan.

Lebih baik menggunakan adaptor dengan kemampuan arus atau ampere yang tinggi karena tidak akan mempengaruhi usia pemakaian listrik.

Ampere atau arus yang terdapat pada adaptor hanya menyatakan kesanggupan maksimal adaptor, sehingga jika perangkat tidak menggunakan arus yang banyak, berarti adaptor aman digunakan karena sebenarnya adaptor tersebut mampu menyediakan arus yang lebih tinggi.

Sekian informasi mengenai penggunaan adaptor beda voltase atau adaptor dengan tegangan yang berbeda, semoga bermanfaat ya!

Jangan lupa untuk membaca artikel bermanfaat lainnya diS-gala.com!

Download juga aplikasi S-gala.com di playstore handphone kalian untuk mendapatkan promo dan peluang bisnis menarik dengan potensi untung jutaan rupiah per bulan!

Atau segera hubungi CS kami untuk penjelasan lebih lanjut.

Iklan Sponsor
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan Sponsor
Beriklan hubungi 081-222-768-892
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Tutup Kalatog

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Terhubung dengan Whatsapp tim penjualan kami
Tutup Iklan  X
Tutup