Pentingnya Dudukan Lampu Yang Tepat
Dudukan lampu / fitting lampu adalah suatu alat yang digunakan untuk memasang lampu dan menyambungkan ke kabel listrik sehingga lampu siap digunakan dengan rapi dan aman.
Berbeda jenis lampu yang kita gunakan, berbeda pula jenis fitting yang kita perlukan.
Bahan dari fitting lampu umumnya terbuat dari bahan plastik, namun apabila diperlukan yang tahan panas di marketplace juga tersedia fitting dengan bahan keramik.
Jenis-jenis Dudukan Lampu
Dudukan Lampu Bayonet
Untuk pengguna mobil dan motor, lampu yang satu ini tentu familiar. Model lampu bayonet adalah seperti gambar di bawah ini

Pada gambar diatas anak panah warna hitam menunjukan diameter fitting lampu bayonet sedangkan anak panah warna kuning menunjukan jumlah kutub lampu.
Lampu bayonet ada yang mempunyai 1 atau 2 kutub pada bagian bawah lampu.

Gambar kiri menunjukkan lampu bayonet yang bagian bawahnya memiliki 2 kutub lampu.
Sedangkan gambar kanan menunjukkan bagian bawah lampu bayonet yang memiliki 1 buah kutub.
Angka 15 pada ilustrasi di atas merupakan diameter dari konektor lampu bayonet yaitu sebesar 15 mm.
Di marketplace tersedia lampu bayonet dengan beberapa ukuran yaitu:
- B22d, diameter dudukan lampu 22 mm dan kutub dobel
- B15d, diameter dudukan lampu 15 mm dan kutub dobel
- B15s, diameter dudukan lampu 15 mm dan kutub single
- B9s, diameter dudukan lampu 9 mm dan kutub single
Gambar di bawah ini adalah contoh fitting lampu bayonet dengan model kutub double

Sedangkan gambar di bawah ini adalah contoh fitting lampu bayonet dengan kutub single

Pada kedua gambar di atas tampak perbedaan fitting lampu bayonet single dan double. Hal ini terlihat jelas pada konektor yang ada di bagian tengahnya.
Untuk yang single terdapat 1 buah konektor sedangkan yang doubel terdapat 2 buah.
Mau jual lampu di toko atau warung?
- Harga grosir mulai Rp2.800/pcs
- Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
- COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Fitting Lampu Standard Edison Screw
Fitting lampu model edison screw tersedia dengan berbagai ukuran berdasarkan diameter area ulir lampunya.

Kita ambil contoh ukuran E10 yang banyak digunakan pada lampu baterai yang bekerja pada tegangan 6V, 12V, dan 24V.

Model lain dari fitting lampu standar edison screw banyak digunakan pada lampu model tempel di plafon rumah seperti yang tampak pada gambar di bawah ini.

Gambar diatas merupakan salah satu model fitting tempel lampu yang banyak digunakan di plafon rumah.
Ukuran fisik dari fitting lampu ini biasanya sekitar 100mm x 100mm x 47mm dan digunakan pada lampu yang umumnya memiliki standar diameter kepala ulir lampu E27.
Gambar dibawah ini adalah contoh fitting lampu standard edison screw yang lain. Dudukan tersebut merupakan jenis dudukan gantung yang banyak digunakan disekitar kita.

Dudukan untuk Fluorescent Tubes
Berbeda lagi dengan lampu Fluorescent Tubes / TL. Terminal lampu & dudukannya khusus dan berbeda dari yang lain.

Umumnya, lampu TL ada yang memiliki jarak antar terminal 5 mm sering disebut standar “G5“ dan yang berjarak 13 mm sering disebut “G13“.
Selain spesifikasi jarak antar terminal, untuk dudukan lampu TL memiliki spesifikasi lain lagi yaitu diameter lampunya :
- T4 berdiameter sekitar 12,7 mm (4/8 inci)
- T5 berdiameter sekitar 16 mm (5/8 inci)
- T8 berdiameter sekitar 26 mm (8/8 atau 1 inci)
- T12 berdiameter sekitar 38 mm (12/8 atau 1,5 inci)
Angka di belakang huruf T menyatakan diameter tabung dalam satuan seperdelapan inci, bukan milimeter. Lampu T5 umumnya memakai fitting G5, sedangkan T8 dan T12 memakai fitting G13.
Gambar dibawah ini adalah salah satu model fitting yang digunakan untuk lampu TL.

Ukuran dari dudukan lampu tersebut harus disesuaikan dengan ukuran lampu yang digunakan, sehingga lampu dapat berfungsi dengan baik dan aman.
Fitting untuk Halogen Kacang atau Capsules
Jenis lampu yang lain lagi yang digunakan untuk mendukung kehidupan kita adalah lampu halogen kacang/capsules.

Jenis lampu ini sering digunakan bukan sebagai lampu penerangan yang utama melainkan cocok untuk variasi di area- area tertentu.
Berikut ini menunjukkan berbagai model konektor lampu halogen kacang dengan salah satu model dari dudukan lampu halogen.

Lubang yang ada di dudukan tersebut merupakan tempat menancapkan konektor lampu ke fittingnya.
Oleh sebab itu kita perlu memperhatikan model dan ukuran jarak lubang pada fitting tersebut, agar lampu dapat menancap secara baik.
Lampu Sorot Halogen (MR16, GU10)
Model lampu halogen yang lain adalah lampu halogen sorot beserta dudukannya.

Lampu halogen jenis ini tersedia dengan 3 model konektor.

Jarak antara konektor lampu halogen sorot tersedia dalam beberapa model yaitu yang berjarak 4 mm (G4), 5,3 mm (GU5.3, umumnya lampu MR16 12 V yang membutuhkan trafo), dan 10 mm (GU10, langsung 220–230 V). Lampu LED pengganti juga tersedia dengan konektor yang sama, tetapi pastikan tegangannya sesuai.
Jadi pastikan ukurannya sesuai dengan lampu yang hendak digunakan ya!
Dudukan Compact Fluorescents (CFL)
Model lampu yang banyak digunakan sebagai penerangan di rumah yang lain lagi yaitu model lampu CFL (Compact Fluorescents ). Ada beberapa jenis lampu CFL beserta dudukannya, yaitu sbb:
PLC 2 P

PLC 4 P

Model lampu PLL 4P

Model lampu PLS 2P

Dari informasi gambar-gambar diatas, maka terlihat model dari konektor masing-masing lampu CFL berbeda satu dengan yang lain.
Sebagai contoh jumlah pin konektor pada lampu; ada yang jumlahnya 4 buah ataupun 2 buah. Bentuk dari konektornya juga ada yang kotak, ada pula yang bulat.
Dengan demikian pada saat kita menggunakan / menyiapkan lampu atau fittingnya, harus diperhatikan model dan jumlah konektornya.
Sehingga lampu dan fitting dapat digunakan dengan baik dan aman.
Peringatan keselamatan: matikan MCB atau saklar lampu sebelum mengganti lampu atau memasang fitting 220–230 V, dan tunggu lampu halogen dingin sebelum disentuh. Pada fitting ulir (E27), kabel fasa yang lewat saklar disambung ke kontak tengah, sedangkan netral (biru) ke bagian ulir, supaya ulir tidak bertegangan saat lampu dilepas. Fitting yang retak, gosong, atau longgar sebaiknya langsung diganti.
Sekian artikel mengenai dudukan lampu kali ini. Semoga bermanfaat ya!
Pilihan lampu LED S-Gala bisa dilihat di halaman produk lampu LED.




