Home

 >>  

Product Katalog

 >>  

 >>  

Lakban

Hot ITEM Lampu Emergency

No items found.
Artikel Seputar Lampu Emergency

Tips and Trik : Cara Menghilangkan Bekas Lakban dari Permukaan Benda, Dinding, dan Kaca

Tips and Trik : Cara Menghilangkan Bekas Lakban dari Permukaan Benda, Dinding, dan Kaca

Hampir semua orang pernah menggunakan lakban, baik itu untuk keperluan rumah tangga, perbaikan benda, keperluan kantor, dll. Lakban ini memang benda yang super serbaguna, mudah digunakan, dan juga murah.

Kalian juga pasti seringkali mencari lakban dengan daya rekat yang kuat. Tujuannya tentu supaya lakban dapat merekat dengan baik di permukaan benda. Macam-macam jenis perekat lakban jugadapat kalian baca di >> variasi adhesive tape

Tapi, pernahkah kamu mengalami masalah ini : ketika kalian mencabut lakban, rekatan dari lakban tersebut meninggalkan sisa-sisa lem di permukaan benda. Sisa rekatan ini lengket, mudah tertempel oleh kotoran, dan menyebabkan permukaan benda jadi tampak jelek.

bekas lakban di permukaan benda sulit dihilangkan
Gambar 1. Sisa Stiker yang Menempel di Permukaan Benda

Nah bagaimana cara terbaik untuk menghilangkan bekas lem lakban tersebut? Yuk kita bahas!

Gunakan cairan/larutan khusus untuk menghilangkan bekas lakban

Ada beberapa cairan yang dapat digunakan untuk menghilangkan bekas stiker atau menghilangkan bekas lem lakban, yaitu:

  1. Larutan air sabun hangat
  2. Pasta deterjen dan soda kue
  3. Alkohol Isopropyl
  4. Minyak
  5. Cairan Goo Gone / Goo Off
  6. Cairan WD-40

Larutan air sabun hangat

Nah, cairan yang satu ini sangat mudah untuk dibuat. Cobalah menggunakan air hangat dicampur sabun.

Untuk permukaan seperti akrilik, plester, aspal, tembaga, enamel, kaca, linoleum, marmer, timah, dan semua yang terbuat dari vinyl, cara ini adalah yang paling ampuh. Air hangat akan melunakkan residu tersebut tanpa merusak permukaannya.

Pasta deterjen dan soda kue

Jangan menggunakan larutan sabun pada permukaan batu bata, granit, beton, batu kapur, teraso, atau ubin yang terbuat dari batu, karena malah akan meninggalkan residu yang lebih membandel untuk dihilangkan.

Untuk jenis permukaan berbahan batu, kalian bisa menggunakan campuran deterjen cuci baju dengan soda kue dan sedikit air sampai membentuk pasta. Kemudian sikat dengan lembut permukaan tersebut, lalu bilas dengan air hangat.

Alkohol Isopropyl

Alkohol yang digunakan adalah isopropyl alcohol/alkohol gesek (tidakmemiliki warna dan mudah terbakar). Ketika kalian menggosokkan alkohol ini ke residu rekatan, residu akan perlahan melunak dan kehilangan daya rekatnya.

Harganya memang agak mahal. Nah, gimana dong kalau tidak punya alkohol gesek?

Gampang, mintalah aseton ke ibu atau saudara perempuan kamu. Cara pakainya sama, tuangkan sedikit cairan ke bekas lem, lalu gosok permukaan secara perlahan.

Aseton dan alkohol isopropyl bisa digunakan untuk menghilangkan bekas lakban
Gambar 2. Aseton dan Alkohol isopropyl

Minyak

Minyak juga dapat menghilangkan bekas lem lakban dengan cukup baik. Minyak yang dimaksud adalah minyak goreng dan minyak kayu putih. Tuangkan minyak ke sisa lem yang lengket. Lalu gunakan kain bersih untuk menggosoknya secara perlahan.

Gosok terus sampai permukaan yang ditempeli stiker atau lakban benar-benar bersih dari lem.

Cairan Khusus Goo Gone

Jika alkohol gesek ataupun aseton tidak berhasil, ada produk komersial yang dapat menghilangkan bekas lem lakban seperti Goo Gone atau Goo Off. Kalian bisa membelinya secara online.

Goo Gone juga bisa dipakai untuk menghilangkan bekas lakban
Gambar 3. Produk Goo Gone bisa menghilangkan bekas lakban

Membersihkan Sisa Lem Lakban dengan Cairan WD-40

Cairan yang satu ini lebih mudah didapatkan daripada Goo Gone. WD-40 juga cukup efektif untuk membersihkan sisa lem lakban.

Cara pakainya mudah; genggam kain dan rendam ke dalam WD-40. Selanjutnya gosokkan pada area rekatan residu.

Jikalau residu berjumlah banyak, kalian bisa menyemprotkan area residu tersebut dengan WD-40, baru setelah itu digosok menggunakan kain terry (bahan handuk).

Setelah menghilangkan bekas lakban, kalian wajib untuk membersihkan sisa-sisa WD-40 dengan air sabun supaya cairan ini tidak tersisa dan malah merusak permukaan benda.

Cairan WD 40 dapat menghilangkan bekas stiker
Gambar 4. Cairan WD 40

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Saat menggunakan cairan pembersih di atas - mau jenis apapun yang kalian gunakan - tetap ada beberapa hal yang penting untuk kalian perhatikan.

UJI dulu ya!

Uji dulu penghilang residu di area yang tidak terlalu mencolok, untuk memastikan tidak ada kerusakan atau reaksi kimia antara cairan pembersih dengan permukaan benda.

Apabila permukaan benda yang tertempel residu lakban terbuat dari kayu, permukaan yang dicat, dan permukaan mengkilap, ada risiko permukaan benda menjadi kusam atau warna (cat)-nya jadi hilang.

Jika setelah diuji ternyata tidak ada kerusakan pada permukaan, maka kalian bisa melanjutkannya ke seluruh area yang terkena residu lem lakban.

Lakukan dengan cepat!

Bayangkan lakban itu seperti plester luka. Apabila dilepaskan secara perlahan, akan menyebabkan lebih banyak rekatan yang tersisa. Sedangkan, apabila kita melakukan dengan cepat dan satu gerakan, sebagian besar residu lem akan ikut tercabut bersama lakban.

Namun teknik melepas dengan cepat ini, ideal dilakukan apabila lakban belum terlalu lama direkatkan ke permukaan tersebut.

Apabila sudah terlalu lama, harus dicabut dengan perlahan, karena menghindari kerusakan pada permukaan rekatan terutama seperti dinding yang bercat.

Cara yang dapat dicoba sebelum menggunakan cairan pembersih

Coba kikis residu sebelum menggunakan cairan pembersih!

Terkadang cairan pembersih dapat merusak beberapa permukaan benda. Untuk menghilangkan bekas lakban pada lantai misalnya, kalian dapat mengikisnya perlahan. Untuk mengikis sisa lem, dapat dilakukan dengan pisau tumpul.

Jika masih membandel juga, barulah coba gunakan cairan pembersih.

Panaskan!

Sama seperti konsep air hangat, panas dapat membantu melunakkan perekat yang membandel tanpa merusak permukaan lantai atau dinding. Gunakan hair dryer / heat gun  selama satu menit, akan menyebabkan perekat terlepas secara perlahan.

Panas dari hair dryer dapat menghilangkan bekas stiker

Berikan Tekanan!

Perekat konstruksi yang melekat pada batu, batu bata, beton, dan material keras lainnya, dapat dihilangkan dengan disemprot menggunakan air bertekanan tinggi atau dengan sandblasting.

Nah, berikut juga terdapat beberapa video mengenai tips & trik untuk menghilangkan bekas lakban :

Jadi, menghilangkan bekas lakban tidak sesulit itu, bukan?

Jika kalian berminat untuk menjadikan lakban sebagai sumber penghasilan, lihat-lihat saja di katalog kami atau hubungi CS di nomor di bawah yaa!

X

Thermal Tape, si Lakban Anti Panas untuk Pengunci Heatsink

Thermal Tape, si Lakban Anti Panas untuk Pengunci Heatsink

Definisi & Fungsi

Thermal tape adalah salah satu tipe dari lakban anti panas berperekat  yang digunakan di antara komponen elektronik dan heatsink (bahan yang sangat baik untuk melepas panas / pendingin).

Lakban anti panas ini seringkali digunakan ketika tidak ada pengunci atau pemegang heatsink pada PCB (Printed Circuit Board).

Lakban thermal bertindak sebagai perantara untuk menahan heatsink pada komponen sekaligus mengisi sela-sela yang sangat kecil antara dua permukaan. Tujuannya agar panas dapat ditransfer keluar dari komponen dengan lebih baik.

thermal tape untuk heatsink
Gambar 1. Thermal tape sering digunakan pada heatsink

Dalam penggunaannya di komputer, ada masa dimana CPU (Central Processing Unit) tidak menggunakan heat sink.

Tetapi seiring perkembangannya, saat ini CPU semakin powerful dan mengeluarkan panas lebih banyak lagi. Tentunya panas ini sangat buruk untuk menjaga performance dari CPU.

Ketika pertama kali muncul, heatsink ini merupakan pilihan aftermarket. Maksudnya, motherboard yang tersedia tidak memiliki mekanisme penahan atau pengunci untuk menahan heatsink ini.

Karena itu, lakban thermal menjadi salah satu solusi yang paling baik karena menyelesaikan dua permasalahan, yaitu menahan heatsink tetap di tempatnya dan mengisi sela-sela mikroskopik di antara permukaan heatsink dan CPU sehingga dapat mengalirkan panas dengan baik dan menjaga performance CPU.

Bahan Pembentuk Thermal Tape/Lakban Anti Panas

Lakban thermal ini tentunya harus dilengkapi dengan bahan perekat yang dapat menghantarkan panas dengan baik. Bahan perekat ini biasanya merupakan dua bagian resin epoksi (untuk produk berupa pasta) atau cyanoacrylate (untuk produk tape).

lakban heatproof
Gambar 2. Thermal tape

Material konduktor panas dari dapat bermacam-macam seperti:

  • Logam - penggunaannya harus hati-hati karena dapat menimbulkan arus pendek pada motherboard jika terkena.
  • Logam oksida
  • Silika
  • Microceramic.  

Sekarang, jika kalian membeli heatsink untuk CPU biasanya sudah built-in dengan lakban thermal yang sudah menempel. Sehingga kalian tinggal memasangnya saja di atas CPU.

Namun untuk beberapa produk yang biasanya dijual melalui distributor komponen elektronik, thermal tape ini dijual terpisah dan diperuntukkan penggunaannya untuk profesional.

Penggunaan lakban thermal juga tak hanya untuk CPU komputer saja tapi juga untuk komponen elektronik lainnya yang diharuskan memiliki manajemen panas yang baik.

Anda bisa melihat spesifikasi produk lakban anti panas di katalog kami, atau bisa menanyakannya melalui customer service kami.

X

Kapton Tape, si Isolasi Tahan Panas dan Tahan Listrik

Kapton Tape, si Isolasi Tahan Panas dan Tahan Listrik

Kapton tape, lakban yang satu ini mungkin terdengar cukup asing bagi telinga Anda. Lakban ini memang digunakan untuk kebutuhan tertentu dan sangat jarang dipakai di keperluan rumah tangga. Tapi bagi Anda yang sering berkegiatan di bidang kelistrikan dan printing, tentu lakban ini bukan barang yang aneh lagi. Nah, mari kita perdalam wawasan kita mengenai isolasi tahan panas yang satu ini.

Definisi dan Fungsi

lakban tahan panas - lakban kapton
Gambar 1. Kapton Tape - isolasi tahan panas

Kapton tape merupakan jenis lakban yang bersifat isolator terhadap listrik dan memiliki ketahanan yang baik untuk temperatur yang tinggi.

Secara umum, isolasi tahan panas ini digunakan untuk melapisi / sealing hot end printer 3D dan sebagai lapisan printing 3D dengan bahan filamen ABS (Acrylonitril-butadieen-styreen)/ campuran ABS.

Kapton sendiri merupakan sebuah bahan film polymide yang dikembangkan oleh DuPont pada akhir tahun 1960, bahan ini sangat stabil di rentang temperatur yang lebar, dari -269 oC sampai +400oC.

Penggunaannya sendiri cukup banyak, dari bidang elektronik sampai pembuatan pesawat luar angkasa.

Hal ini disebabkan karena bahan kapton memiliki konduktivitas termal yang cukup tinggi pada temperatur rendah dan dibarengi dengan sifat dieletriknya yang baik, sehingga bahan ini menyediakan insulasi listrik pada temperatur yang rendah (sangat baik pada lingkungan cryogenic), sifat penguapannya yang rendah pada ruang hampa udara, serta dapat dibuat dengan bentuk yang tipis.

Spesifikasi

  • Panjang : 33 meter per roll
  • Lebar : 5mm, 10mm, 12mm, 15mm, 18mm, 20mm, 25mm, 30mm
  • Ketebalan : 0.05mm
  • Material : Polymide + PET
  • Warna : Cokelat keemasan
  • Suhu maksimal yang dapat ditahan : 150 derajat C - 200 derajat C
  • Daya tarik : 115N/25mm
  • Daya rekat : 7.5N/25mm

Penggunaan Kapton Tape

Kapton tape awalnya digunakan juga pada pesawat terbang, pesawat militer ataupun komesial karena sifatnya yang ringan daripada bahan insulator lainnya. Selain itu, karakteristik isolasi tahan panas yang dimilikinya dirasa cocok untuk lingkungan pesawat terbang.

kapton film aluminium
Gambar 2. Aluminized Kapton

Namun setelah penyeledikan lebih lanjut oleh FAA, isolasi tahan panas ini ternyata mengalami penurunan kualitas jika terlalu lama terpapar temperatur tinggi, lingkungan yang memiliki kelembaban tinggi, atau jika terkena air laut.

Penurunan kualitas ini kebanyakan ditemukan pada kapton tape yang dipasang di pengikat kabel, pengikat kabel ini bergesekan pada saat pesawat bergerak.

Beberapa kasus sampai menyebabkan terjadinya arus pendek pada pesawat dan mengakibatkan kecelakaan. Jadi, sekarang isolasi tahan panas ini tidak lagi digunakan pada pesawat terbang.

Walaupun begitu, divisi Jet Propulsion Laboratory NASA menganggap kapton tape sebagai bahan yang baik dalam melindungi plastik yang digunakan pada panel surya karena tahan terhadap lingkungan luar angkasa.

Kapal luar angkasa New Horizon menggunakan insulasi bahan baru yang diciptakan dari bahan dasar Kapton yang disebut Thermos Bottle. New Horizon sudah melakukan perjalanan 3 milyar mil sampai ke Pluto pada tanggal 14Juli 2015.

Insulator ini mampu menahan panas di dalam pesawat luar angkasa sehingga peralatan elektronik dapat bekerja dengan baik dan juga melindungi dari mikro meteorit setelah digabungkan dengan beberapa material lain.

Selain New Horizon, pelindung matahari dari Teleskop ruang angkasa James Webb juga menggunakan bahan aluminized Kapton. ISS (International Space Station) juga menggunakan isolasi tahan panas ini untuk melakukan perbaikan sementara untuk kebocoran kecil pada Soyuz (Pesawat ruang angkasa Russia yang membawa astronot dari dan ke bumi).

James Webb Telescope menggunakan kapton film
Gambar 3. Kapton film yang digunakan pada James Webb Space Telescope

Kapton tape juga digunakan pada bahan kaca untuk yang digunakan untuk transmisi sumber sinar X. Lakban ini dipilih karena mudah digunakan, stabil terhadap temperatur, baik dalam mentransmisikan sinar X dan kuat terhadap paparan radiasi.

Karena sifat-sifatnya, isolasi tahan panas ini biasa digunakan pada produksi barang-barang elektronik sebagai insulator, lapisan pelindung terhadap listrik statis dan komponen elektronik yang rentan. Bahan ini tahan terhadap temperatur yang dibutuhkan dalam melakukan soldering, melindungi semua komponen dalam tahap produksi.

Lakban untuk baterai
Gambar 4. Kapton tape (berwarna kuning) yang digunakan unutk melindungi sel baterai

Pada 3D printing, campuran Kapton dan ABS sangat baik dalam proses pemakaian 3D printer. Lapisan Kapton tape membuat bahan ABS yang dihasilkan oleh 3D printer menempel dengan baik, mencegah ABS lepas dari permukaan saat proses pendinginan.

Nah, kapton tape ini juga dapat memberikan potensi bisnis yang bagus. Anda bisa melihatnya di katalog kami atau bisa menghubungi customer service pada nomor di bawah.

X

Variasi Jenis Perekat Lakban (Adhesive Tape)

Variasi Jenis Perekat Lakban (Adhesive Tape)

Sebelumnya kita sudah menambah pengetahuan kita tentang informasi seputar lakban. Nah, kali ini kita akan mengupas lebih jauh informasi mengenai jenis-jenis adhesive tape.

Selain itu, kita juga akan membahas mengenai bahan dasar pembuat zat adhesive pada lakban itu sendiri. Kenapa bisa menempel? Bisa sekuat apa sih lem atau zat adhesive pada lakban? Yuk, kita bahas satu per satu.

Non-Adhesive Tape

Sesuai namanya, non-adhesive tape atau non-glue tape adalah jenis lakban tanpa lem. Maksudnya, pita tipis yang tidak dilapisi oleh zat perekat, namun disebut lakban karena tetap dapat menjadi media perekat juga.

Kamu pasti tahu kan barang yang satu ini : seal tape. Bahkan, rasanya setiap rumah pasti sedia lakban yang satu ini. Seal tape adalah salah satu contoh non adhesive tape. Walaupun tidak dilapisi oleh zat perekat apapun, tapi ternyata seal tape dapat menempel pada pipa rumah anda dan bahkan bisa menambal kebocoran pada pipa, bukan? Nah, seperti itulah sifat dari non-adhesive tape.

Contoh lain dari non-adhesive tape adalah protective film atau lapisan pelindung benda. Protective film biasanya digunakan untuk melindungi permukaan mobil dari goresan dan semburan cat. Selain itu ada juga protective film yang digunakan untuk melapisi lantai atau karpet rumah, fungsinya adalah sebagai pelapis anti debu pada permukaan lantai. Meskipun tipis dan tidak dilapisi oleh zat perekat, protective film tetap dapat menempel dengan baik pada permukaan, bersifat anti selip, dan juga tidak mudah sobek.

Protective film , non adhesive tape
GAMBAR 1. Contoh non adhesive tape

Stretch wrap atau yang lebih sering kita kenal dengan istilah plastic wrap yang sering digunakan untuk pengemasan, benda ini juga termasuk ke dalam kategori non adhesive tape. Nah, setelah mengetahui hal ini, jangan bingung lagi ya saat mendengar istilah non adhesive tape.

Plastic wrap - non adhesive tape
GAMBAR 2. Plastic wrap juga termasuk lakban tipe non adhesive tape

Self Adhesive Tape

Lakban dengan perekat jenis self-adhesive merupakan pita perekat yang sudah dilapisi oleh zat perekat. Lakban jenis ini sangat mudah digunakan karena memiliki sifat pressure-sensitive. Artinya, cukup sedikit ditekan maka lakban akan tertempel di permukaan benda.

Bahan perekat yang digunakan serta kekuatan perekatnya bisa berbeda-beda tergantung kegunaan tiap jenis lakban itu sendiri.

Awalnya, adhesive tape yang bersifat pressure sensitive ditemukan dan digunakan untuk keperluan medis.

Bahan utama perekat untuk selotip (pressure-sensitive adhesive) ditemukan pertama kali oleh Dr. Horace Day pada tahun 1845. Beliau adalah seorang dokter bedah.

Lalu pada tahun 1901, orang Jerman yang bernama Oscar Troplowitz dari perusahaan Beiersdorf AG membuat sebuah inovasi pita perekat yang kita kenal dengan istilah leukoplast. Leukoplast yang terbuat dari kain masih kita gunakan untuk menempel kain kasa penutup luka sampai dengan saat ini.

Setelah itu pada tahun 1936, Beiersdorf AG membuat inovasi pita perekat bening yang kita kenal dengan selotip.

self adhesive tape
GAMBAR 3. Contoh self adhesive tape- OPP Tape

Contoh dari self adhesive tape sangat banyak dan mudah kita temukan. Selotip berbagai warna atau stationary tape yang ada di kotak ATK kita merupakan contoh sederhananya. Selain itu, double tape, OPP tape (lakban packing), lakban kertas, dan lakban kain hitam yang sering kita gunakan untuk menjilid; itu juga contoh penerapan dari jenis self-adhesive tape.

Perekat pada self-adhesive tape biasanya merupakan water base acrylic, artinya berbahan dasar larutan lem acrylic.

Gummed tape

Adhesive tape tipe gummed tape adalah jenis adhesive tape yang harus diaktifkan dengan media air. Sebelum terkena air, perekat pada lakban tidak akan muncul. Lakban akan terlihat seperti pita biasa. Setelah dioleskan dengan air, maka perekat akan muncul dan bisa kita tempelkan ke permukaan benda.

GAMBAR 4. Struktur dari gummed tape

Contoh lakban yang menggunakan jenis adhesive ini yaitu kraft paper tape yang memiliki warna cokelat. Anda bisa mempelajari karakteristik dari gummed tape di artikel mengenai kraft paper tape.

Anda bisa menggunakan spons basah atau dispenser khusus gummed tape untuk mengaktifkan zat perekat pada lakban.

Walaupun menggunakan air, tapi jangan salah, gummed tape bisa memiliki daya rekat yang sangat kuat. Bahkan lebih besar daripada lakban tipe self-adhesive. Hal itu dikarenakan zat perekat dari gummed tape dapat menyatu dengan permukaan yang ditempelnya. Misalnya pada kraft paper tape, zat perekat akan menyatu dengan dus yang ditempelnya sehingga lakban tidak dapat dilepas kembali tanpa sobek.

Heat Activated Tape

Mirip dengan gummed tape, jenis lem selotip yang satu ini juga memerlukan aktivator untukbisa menempel. Aktivatornya kali ini adalah panas. Contoh heat activated tape di Indonesia yang paling terkenal adalah isolasi bakar.

GAMBAR 5. Contoh dari lem lakban tipe heat activated

Heat activated tape biasanya terlihat seperti pita biasa, tidak terlihat ada perekatnya, jadi tidak bersifat pressure sensitive. Lakban jenis ini biasanya bisa berubah bentuk setelah dipanaskan. Fungsinya biasanya adalah untuk mengikat atau untuk merekatkan bagian-bagian benda, misalnya serat-serat tembaga atau kabel-kabel kecil menjadi satu utas kabel yang lebih besar. Atau untuk menambal bagian kabel yang sobek.

Bahan dasar dari adhesive tapeyang satu ini adalah perekat berbasis termoplastik yang terbuat dari bahan polyurethane, nylon, polyester, vinyl, dan zat pelarut. Panas yang dibutuhkan untuk mengaktivasi adhesive tape ini adalah sekitar 82 derajat Celcius.

Manfaat dari adhesive tapedengan aktivator panas adalah:

  • Sesuai untuk permukaan yang tidak berbentuk atau tidak rata
  • Daya rekatnya tinggi
  • Dapat diposisikan dengan sangat fleksibel
  • Bisa menempel atau mengikat berbagai jenis bahan
  • Tahan air
  • Multifungsi

Single Tape dan Double Tape

Setelah memahami jenis-jenis adhesive tape, kini kita amati juga bahwa lakban yang umum digunakan ada yang mengandung perekat hanya di satu sisi lakban, tapi ada juga yang di kedua sisi lakban. Perekat yang hanya dilapis di satu sisi lakban disebut dengan single tape. Sedangkan yang dilapis di kedua sisi lakban disebut dengan istilah double tape. Semuanya disesuaikan dengan fungsi dari tiap lakban itu sendiri.

Bicara mengenai adhesive tape, kita tentu pernah mengalami masalah ini : lem lakban tersisa di permukaan benda saat lakban dicabut. Nah, jangan lupa baca cara menghilangkan sisa perekat lakban di artikel web ini yaa!

Nah, sekarang jadi semakin tahu kan variasi adhesive tape.

Jangan lupa baca artikel lainnya di blog ini ya supaya pengetahuan kamu semakin luas!

X

Produk Lampu Emergency

No items found.
No items found.

RAGU?! Pernah ketipu belanja online?

Biarkan Review Jujur yang Berbicara

Di saat membuat testimoni palsu semudah mengganti foto di WA.
Kami sajikan review ASLI dari orang-orang yang telah merasakan langsung produk dan pelayanan kami.

Silahkan klik Foto Review untuk Memastikan

Testimoni - ReviewPengiriman - PembayaranGaransi dan PenggantianMenjadi Mitra Droship PointKesempatan Bisnis Reseller
S-gala.comGoogle Map Alamat kami
Rajin Review FREE HP Samsung A10s
Tim Pengaduan akan menghubungi anda dalam 1x24 jam

No WA Keluhan :
081222768892
Tutup Form
Refresh Halaman dan Kirim Ulang
X
Form Keluhan Pelanggan
2018-2020 CV Qions Putra Perkasa