Terima Kasih!
Home

 >>  

Blog

 >>  

Lakban

 >>  

selotip

 >>  

Serba-serbi Lakban/Selotip

Serba serbi duct tape

Di publish oleh S-Gala.com, Tanggal 

May 30, 2020

'Klik'  Untuk Melihat Menutup Daftar Isi Artikel

Serba-serbi Lakban/Selotip

Dapatkan Lampu Gratis,

 Share Artikel Ini

FB Logo

Bagikan di Facebook

Bagikan di Whatsapp

Lakban (duct tape) dan selotip, kedua benda ini bukanlah hal yang asing bagi kita dan sering digunakan untuk keperluan sehari-hari. Tapi, tahukah kamu? Apa sih sebenarnya lakban itu? Siapa penemunya pertama kali? Berapa banyak jenis selotip yang ada di dunia ini? Yuk, kita bahas!

Definisi

Kata lakban berasal dari bahasa Belanda, yaitu plakband. Menurut KBBI, lakban adalah selotip yang berukuran besar. Sedangkan selotip juga memiliki arti tersendiri di dalam KBBI yaitu perekat yang terbuat dari plastik, baik bermata satu maupun bermata dua.

Nah, seringkali juga kita menyebutnya dengan istilah duct tape, solasi, isolasi, solasi ban, ataupun solatip. Apakah semua itu benda yang berbeda? Tidak. Sebenarnya semuanya sama. Hanya terkait penyebutan istilah saja, namun sebenarnya semuanya itu adalah penyebutan untuk istilah lakban /selotip.

Sejarah

sejarah lakban

Tahukan kamu bagaimana sejarah terciptanya isolasi?

Awalnya lakban dibuat untuk keperluan medis. Bahan utama perekatnya (pressure-sensitive adhesive) ditemukan pertama kali oleh Dr. Horace Day pada tahun 1845. Beliau adalah seorang dokter bedah.

Pada tahun 1902, duct tape dibuat dari kain panjang yang diberi perekat. Duct tape tersebut digunakan untuk membungkus kabel baja pada Jembatan Manhattan. Kabel baja tersebut awalnya dilumuri dengan minyak biji rami kemudian dibungkus menggunakan isolasi kain sebelum dipasang pada tempatnya.

Tahun 1910, muncul lagi inovasi yang digunakan untuk industri pembuatan sepatu. Lalu tahun 1936, Insulated Power Cables Engineers Association menggunakan duct tape sebagai pembungkus / pelindung kabel listrik.

Tahun 1923, Richard Gurley Drew yang bekerja di perusahaan 3M, menciptakan selotip kertas. Perekat pada selotip kertas cukup kuat namun tidak meninggalkan bekas pada permukaan yang ditempelnya. Tidak berhenti di situ, tahun 1930 Drew mengembangkan lagi selotip kertas menjadi isolasi transparan, yang disebut selotip.

Tahun 1927, Bill Gross dari Johnson & Johnson mengembangkan jenis solasi baru yang dirancang tidak akan sobek dengan tangan ataupun putus dengan gunting. Produk ini digunakan oleh para tentara untuk memperbaiki kendaraan dan senjata militer.

Setelah perang  berakhir, solasi ini dijual kepada masyarakat untuk digunakan untuk perbaikan perkakas rumah tangga.

Walaupun terkesan perusahaan 3M-lah yang mengembangkan selotip, tapi ternyata pada tahun 1950, perusahaan Melvin Anderson-lah yang memenangkan hak cipta terhadap benda ini. Pada saat itu, lakban digunakan sebagai pembungkus saluran udara (ducting).

Seiring berjalannya waktu, benda ini digunakan untuk keperluan yang semakin luas. Karena jenis kebutuhan yang bervariasi, lakban juga terus dikembangkan dan diinovasikan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Fungsi

Pada dasarnya, isolasi berfungsi untuk mempermudah berbagai pekerjaan. Kegunaan utamanya adalah sebagai “penyatu” dan “perekat” benda-benda yang tadinya terpisah menjadi 1 bagian. Fungsi tersebut diterapkan ke kehidupan sehari-hari, sehingga dapat digunakan untuk keperluan seperti :

  • Packaging barang – contohnya OPP Tape, kraft paper tape
  • Alat bantu mengecat – contohnya selotip kertas
  • Pelindung kabel listrik – contohnya isolasi listrik
  • Memperbaiki barang yang rusak – contohnya double tape
  • Memperbaiki kebocoran – contohnya isolasi AC
  • Menjilid buku – contohnya lakban hitam
  • dll

Struktur Umum / Anatomi

Lakban merupakan sebuah pita perekat yang terdiri dari beberapa lapisan. Secara umum, benda ini terdiri dari 3 lapisan.

struktur umum / anatomi lakban
  1. Lapisan atas atau permukaan, biasanya terbuat dari bahan polyethylene. Biasanya permukaan ini yang bisa diaplikasikan sebagai media tahan air, tahan panas, atau sifat lain yang dibutuhkan sesuai keperluan.
  2. Lapisan tengah, merupakan media yang bisa merekat sempurna dengan zat adhesive.
  3. Lapisan adhesive (perekat), bahan perekatnya macam-macam; ada yang water base, dll.

Pada double tape, lapisan atas merupakan lapisan adhesive juga.

Bentuk umum

Bentuk umum yang sering kita temui adalah roll ataupun lembaran (misalnya, plester luka). Tapi tahukah kamu? Ternyata ada juga lakban berbentuk spray! Wow!

Spray on duct tape ini dapat memberikan daya rekat permanen  dan tahan terhadap kelembapan, garam, dan elemen lain dari sebuah perkakas. Biasanya jenis spray on digunakan untuk pipa, tabung, katup, dan sambungan. Formulanya memberikan kemudahan untuk diaplikasikan dan tidak mudah retak atau terkelupas.

Namun di Indonesia sendiri, solatip jenis spray on masih belum terlalu banyak digunakan.

spray on tape / lakban semprot

Jenis-jenis Lakban

Karena terus menerus dikembangkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia, tentu jenisnya juga menjadi banyak.

Berikut adalah jenis-jenis isolasi yang ada di dunia.

  • Double Tape, dibagi menjadi double tape kertas, double tape foam, double tape rubber
  • Selotip kertas / Masking Tape
  • Flex Tape
  • OPP Tape, yang sering kita gunakan untuk packing
  • Isolasi Listrik
  • Metal Duct Tape (isolasi aluminium & tembaga)
  • Magic Tape / Nano Magic Tape
  • Cloth Tape / Lakban Hitam
  • Reflective Tape
  • Isolasi AC
  • Kapton Tape – Isolasi tahan panas
  • Isolasi Gypsum
  • Thermal Tape

Ukuran dan Warna

Banyak sekali ukuran dan warna lakban yang dapat kita temui. Untuk ukuran , lebar yang paling kecil dari 0.5 cm sampai 10 cm. Panjangnya ada yang dari 2 meter sampai 100 meter.

Warnanya juga bermacam-macam. Ada yang hitam, kuning, transparan, dan masih banyak lagi. Jika kamu masih penasaran tentang detail terkait warna dan ukuran lakban, kamu bisa membaca artikel-artikel yang berkaitan dengan jenis lakban di website ini.

Corak dari selotip juga bermacam-macam. Yang terkenal salah satunya adalah lakban fragile. Selain itu selotip juga bisa diprint dan dibuat custom sesuai motif yang kita inginkan.

Sifat

Tiap jenis lakban memiliki sifat yang berbeda-beda. Saat ini karena kemajuan teknologi, kita mengenal ada beberapa jenis isolasi yang memiliki sifat berikut.

  • Lakban tahan air/anti air alias waterproof. Bisa digunakan untuk menambal kebocoran. Contohnya adalah flex tape.
  • Lakban tahan panas/anti panas alias heatproof. Contohnya kapton tape.
  • Lakban tahan angin – contohnya isolasi AC

Nah, semoga artikel ini menambah pengetahuan kamu yaa.

'Klik'  Untuk Melihat Menutup Daftar Isi Artikel
Kirim Katalog Produk Ke Email
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Informasi Reseller
Bergabung bersama ribuan reseller lainnya. Dengan modal awal Rp 200rb.
Informasi Reseller

Klik untuk Tanya-Tanya seputar Produk / Reseller ?

S-gala.comGoogle Map Alamat kami

Dapatkan Katalog Lengkap Reseller diemail anda

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Atau Chat LANGSUNG dengan admin kami melalui WA dengan klik tombol dibawah

CHAT WA Admin
Testimoni - ReviewPengiriman - PembayaranGaransi dan PenggantianMenjadi Mitra Droship PointKesempatan Bisnis Reseller
S-gala.comGoogle Map Alamat kami
Rajin Review FREE HP Samsung A10s
Tim Pengaduan akan menghubungi anda dalam 1x24 jam

No WA Keluhan :
081222768892
Tutup Form
Refresh Halaman dan Kirim Ulang
X
Form Keluhan Pelanggan
2018-2020 CV Qions Putra Perkasa