Iklan Sponsor
Logo S-Gala.com png

Perbedaan MCB, MCCB, & ACB

July 6, 2022
Cover perbedaan MCB, MCCB, ACB
Iklan Sponsor

Dalam dunia listrik, hal yang paling penting dan menjadi perhatian utama adalah mencegah terjadinya konsleting yang bisa menyebabkan kebakaran.

Salah satu alat yang sering digunakan untuk keperluan sistem kelistrikan industri & rumah tangga adalah circuit breaker atau pemutus listrik.

Berbicara mengenai Circuit Breaker, terdapat 3 jenis circuit breaker yang biasanya digunakan yaitu:

  1. MCB
  2. MCCB
  3. ACB

Sangat penting untuk memilih Circuit Breaker yang sesuai dengan kebutuhan, terutama untuk keamanan kita.

Perbedaan MCB, MCCB, & ACB

MCB (Miniature Circuit Breaker)

Mini Circuit Breaker

Dari namanya, MCB (Miniature Circuit Breaker) bisa kita artikan suatu alat pemutus rangkaian listrik yang memiliki ukuran atau bentuk yang kecil (Mini).

Fungsi MCB sendiri adalah sebagai pemutus dan penghubung arus dalam suatu rangkaian kelistrikan, selain itu MCB juga telah dilengkapi dengan sistem pengaman otomatis yang akan memutuskan rangkaian listrik secara otomatis apabila terjadi beban lebih (Overload), karena adanya kelebihan pemakaian beban listrik, atau bisa juga karena adanya hubungan singkat (Short Circuit) pada rangkaian listrik.

Kemampuan hantar arus maksimal yang dimiliki oleh MCB adalah 63A, jika melewati batasan tersebut lebih baik kita menggunakkan MCCB atau ACB.

Untuk batasan arus listrik yang bisa dibebankan pada MCB bisa kita ketahui dari spesifikasinya yang bertuliskan 2A, 4A, 6A, hingga 63A.

MCB dapat digunakan untuk beberapa pilihan tegangan listrik, seperti 220V s/d 400V.

Selain itu, MCB juga memiliki berbagai pilihan jumlah kutub (Pole), misalnya MCB 1-P, MCB 2-P,MCB 3-P, MCB 4-P.

MCB umumnya sering digunakan atau dipakai untuk pengaman instalasi listrik di rumah, yaitu sebagai pengaman rangkaian listrik, pengaman lampu-lampu atau beban listrik lainnya, alat ukur pada sebuah panel MCC, dan sebagai pengaman pada panel listrik.

Contoh Produk & Merk MCB

a. MCB Scheneider 1 Phase 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A
Saklar pemutus Schneider
Harga : Rp57.000 – Rp 78.000
b. MCB Broco 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A
Mini circuit breaker merk broco
Harga : Rp32.000 – Rp 38.000
c. MCB CHINT 1 PHASE 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A,40A, 50A, 63A
Mini circuit breaker merk chint
Harga : Rp23.000 – Rp 27.000

MCCB

Moulded Case Circuit breaker

MCCB (Moulded Case Circuit Breaker) ialah suatu alat pemutus rangkaian listrik yang berbentuk kotak/persegi.

Seperti MCB, MCCB juga memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai pemutus dan penghubung arus dalam rangkaian listrik, tetapi MCCB juga memiliki kemampuan yang tidak dimiliki MCB yaitu mampu untuk memutus arus listrik secara otomatis saat dibebani oleh arus yang melebih kapasitas maksimal MCCB tersebut.

MCCB memiliki kemampuan menghantar arus listrik maksimal yang jauh lebih besar jika dibandingkandengan MCB, kemampuan maksimal MCCB menghantar arus listrik adalah 1000A.

MCCB punya fitur tambahan lainnya, yakni adanya selektor pilihan batas arus maksimal MCCB. Dengan selektor ini kita dapat mengatur persentase batasan arus maksimal MCCB saat terputus. MCCB dapat digunakan untuk berbagai jenis tegangan listrik, mulai dari LV (Low Voltage) sampai MV (Medium Voltage).

Contoh Produk & Merk MCCB

a. MCCB EZC100F 100A,80A,75A,60A 3P SCHNEIDER
Schneider mccb
Harga : Rp270.000 – 280.000
b. NFB MCCB Breaker NF63CV 25A / 32A / 40A / 50A / 63A Mitsubishi Ori
Mitsubishi Ori MCCB
Harga : Rp337.000

ACB

Air Circuit Breaker

ACB (Air Circuit Breaker) adalah suatu alat yang berfungsi sebagai pemutus arus pada rangkaian dengan memanfaatkan udara untuk meredam timbulnya busur api saat ACB dinyalakan.

Seperti halnya MCB dan MCCB, ACB juga memiliki fungsi sebagai pemutus dan penghubung arus rangkaian listrik, selain itu ACB juga memiliki kemampuan memutus arus yang akan bekerja secara otomatis apabila dibebani dengan arus yang melebihi kapasitas maksimal ACB tersebut.

ACB juga memiliki beberapa fitur lainnya seperti UVT (Under Voltage Trip) yang berfungsi untuk memberikan perlindungan pada saat tidak ada tegangan listrik.

Dalam kondisi ini maka ACB tidak dapat dioperasikan. Selain itu ada juga CC (Closing Coil), yang fungsinya untuk menyalakan ACB secara otomatis.

ACB memiliki kemampuan menghantar arus listrik yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan MCB dan MCCB, ACB mampu menghantar arus mencapai lebih dari 6000A.

Seperti halnya MCCB yang memiliki fitur selektor pilihan batas arus maksimal, ACB juga dilengkapi dengan selektor pilihan batas arus maksimal tersebut, dengan selektor ini kita dapat mengatur persentase batasan arus maksimal ACB untuk terputus (Trip).

Contoh Produk & Merk ACB

a. SCHNEIDER ACB NW 3P 1600A FIXED TYPE 65kA NW16H13F2EH
Schneider air circuit breaker
Harga : Rp46.600.000
b. ACB ABB 3phase 2500 Ampere komplit
Air Circuit Breaker merk ABB
Harga : Rp37.600.000

Kesimpulan Perbedaan MCB, MCCB, & ACB

Dapat disimpulkan bahwa perbedaan dari MCB, MCCB, & ACB yang terutama terletak pada kapasitas hantaran arus listriknya. MCB paling kecil, MCCB menengah, & ACB terbesar.

Sekian artikel kali ini. Kalau kalian mau beli atau bahkan menjual baik itu MCB, MCCB, dan ACB, jangan ragu untuk segera kontak CS kami melalui tautan berikut >> https://mauorder.online/blog-s-gala-com?produk=MCB

Iklan Sponsor
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan Sponsor
Beriklan hubungi 081-222-768-892
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Tutup Kalatog

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Terhubung dengan Whatsapp tim penjualan kami
Tutup Iklan  X
Tutup