Terima Kasih!
Home

 >>  

Blog

 >>  

Info Cerdas

 >>  

Cara Hitung Tagihan Listrik

 >>  

Benarkah Lampu dengan Watt Besar Bikin Tagihan Listrik Bengkak?

Tagihan listrik

Di publish oleh S-Gala.com, Tanggal 

June 13, 2020

'Klik'  Untuk Melihat Menutup Daftar Isi Artikel

Benarkah Lampu dengan Watt Besar Bikin Tagihan Listrik Bengkak?

Dapatkan Lampu Gratis,

 Share Artikel Ini

FB Logo

Bagikan di Facebook

Bagikan di Whatsapp

Di pertengahan tahun 2020 ini ada satu topik yang lagi “viral” terkait dengan tagihan listrik di Indonesia. Banyak orang yang kaget saat cek tagihan listrik dan saat mau bayar tagihan listrik PLN karena tiba-tiba membengkak, terutama untuk mereka yang menggunakan sistem pembayaran tagihan listrik pasca bayar.

Para pelanggan PLN ini mengeluhkan kenaikan tagihan listrik mulai dari belasan ribu sampai jutaan rupiah.

Berita viral naiknya tagihan listrik di masa pandemi
Tagihan listrik warga banyak yang naik di masa pandemi

Kenapa ya? Apakah tarif dasar dari PLN secara tiba-tiba naik? Atau memang karena murni pemakaian meningkat akibat regulasi “stay at home”?

Apakah ada kaitannya antara tagihan listrik dengan besaran Watt lampu? Yuk kita kupas!

Cara Hitung dan Cek Tagihan Listrik PLN di Indonesia

Di Indonesia, PLN menentukan tarif listrik berdasarkan pembagian golongan. Golongan ini dibagi berdasarkan jumlah Watt atau daya listrik yang diberikan untuk tiap unit rumah/gedung.

Coba kalian lihat di meteran listrik masing-masing, berapa VA (Volt Ampere) atau Watt yang diberikan PLN untuk rumahmu? 900VA, 1.300VA, atau di angka berapa?

Cara Cek Daya Listrik di Meteran Prabayar

Kalian bisa menekan angka 7 lalu enter di meteran listrik untuk tahu batasan daya listrik prabayar yang kalian miliki.

Untuk kalian yang masih menggunakan sistem listrik pascabayar, kalian bisa mengecek batas daya dan tagihan listrik melalui pln mobil apk.

Supaya lebih paham, sekarang kita coba menghitung tagihan listrik bersama – sama! Ada beberapa langkah untuk menghitung tagihan listrik.

Cek dulu, kalian masuk ke golongan tarif yang mana

Tarif dasar listrik di Indonesia diatur oleh Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral).

Kenapa sih harus diatur dan dibeda-bedakan berdasar golongan?

Tujuannya yaitu untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus untuk memberikan kestabilan ekonomi Indonesia.

Logikanya, rumah dengan daya listrik 900VA tentu berukuran lebih kecil daripada gedung bertingkat dengan daya listrik 10,000VA. Dari segi penggunaan listriknya dan daya beli juga tentu akan berbeda, bukan? Karena itulah tarif dasar listrik ditentukan berdasarkan kebijakan pembagian golongan.

Nah, berikut adalah tarif dasar listik terbaru berdasarkan golongan pada pertengahan tahun 2020:

Tarif Penyesuaian Listrik dari situs resmi PLN
Tarif penyesuaian listrik dari situs resmi PLN

Sebagai contoh : Jika batas daya di rumah kalian adalah 1.300VA - berarti tarif dasar listrik kalian adalah Rp 1.467,28 per KWH (Kilo Watt Hour).

Catat semua perabotan berlistrik di rumah

Setelah tahu golongan listriknya, yuk kita list perabotan mana saja yang menyedot listrik di rumah.

Misalnya di rumah kalian ada alat elektronik sbb :

  • 7 lampu LHE @30 watt
  • 2 lampu LED @15 watt
  • 2 unit AC @500 watt
  • 1 LED TV dengan daya 50 watt

Langkah selanjutnya adalah mencatat berapa lama alat elektronik tersebut menyala

Kini saatnya mencatat berapa lama alat-alat elektronik di rumah kalian menyala dalam seharinya.

alat elektronik
Alat-alat elektronik yang biasa ada di rumah

Berikutnya cara menghitung dengan melanjutkan contoh sebelumnya :

  • 5 lampu LHE menyala selama 10 jam sehari, artinyadaya yang digunakan sebesar 5 x 30W x 10 jam = 1.500W
  • 2 lampu LED menyala selama 12 jam sehari, artinyadaya yang digunakan sebesar 2 x 15W x 12 jam = 360W
  • 1 unit AC menyala selama 15 jam sehari dan 1 unitAC lainnya menyala selama 6 jam sehari, artinya daya yang digunakan sebesar (1x 500W x 15 jam) + (1 x 500W x 6 jam) = 10.500W
  • 1 LED TV menyala selama 3 jam sehari, artinya daya yang digunakan sebesar 1 x 50W x 3 jam = 150W

Dengan rincian di atas, maka total konsumsi daya listrik per hari = 12.510 Watt.

Hitung Tarif Listriknya dengan mengalikan nilai konsumsi daya listrik  dan tarif dasar listrik

Nah, berdasarkan contoh di atas mari kita hitung berapa tagihan listrik yang harus dibayar.

electrical bill

Contohnya :

  • Golongan Tarif Listrik = 1.300VA, maka tarif listrik / kWh = Rp 1.467,28/kWh
  • Total konsumsi daya listrik seluruh peralatan listrik per hari = 12.510 Watt
  • Dan ingat ya, hitungan tarif listrik itu menggunakan satuan kWh / kilo Watt per hour. Untuk mendapatkan satuan kWh, maka 12.510 watt : 1000= 12,510 kWh.
  • Maka biaya listrikdalam sehari adalah = 12,510 kWh x Rp 1.467,28 = Rp 18.355,67
  • Jadi dalam 1 bulan, kira-kira tagihan listrik yang harus dibayar = Rp 18.355,67 x 30 hari : Rp 550.670,18

Mudah, bukan?

Tapi ingat, gambaran di atas merupakan gambaran sederhana. Pada prakteknya, tentu penggunaan alat elektronik tidak akan selalu sama dan pas waktu penggunaannya.

Tunggu dulu, bukankan batas penggunaan listriknya 1.300 Watt? Kok bisa pemakaiannya sampai 12.510 Watt???

Jangan keliru ya!

Batas daya 1.300 Watt merupakan batas daya alat elektronik saat dinyalakan BERSAMAAN di satu waktu. Jadi, tidak masalah mau sebanyak apapun alat elektronik yang kalian punya, selama saat dinyalakan tidak lebih dari 1.300 Watt di waktu yang bersamaan.

Kalau dalam 1 waktu, kalian menyalakan banyak alat elektronik dan besaran total watt-nya lebih dari batas yang kalian miliki, yang terjadi adalah “mati lampu”.

mati lampu dan emergency lamp
Mati lampu dan emergency lamp

Kesimpulannya : Benar bahwa lampu dan alat elektronik dengan Watt besar akan menaikkan tagihan listrik Anda!

Di masa pandemi ini, jangan heran kalau tagihan listrik kalian membengkak.

Bukan karena tarif dasar listrik naik secara tiba-tiba. Melainkan karena secara sadar ataupun tidak sadar, kita menggunakan lebih banyak alat elektronik dengan durasi lebih lama karena regulasi “stay at home”.

Cara Supaya Biaya Listrik Tidak Membengkak

Hati-hati ya dengan penggunaan barang-barang elektronik di rumah. Kalau kita tidak berhemat, tanpa disadari tagihan listrik bisa bengkak lho!

Tahukah kamu? Salah satu cara untuk menghemattagihan listrik secara signifikan adalah dengan mengganti peralatan elektronik kamu dengan peralatan hemat energi!

Salah satu cara yang paling ampuh yaitu mengganti seluruh lampu di rumah kamu dengan lampu LED!

Dengan Lampu LED, pencahayaan di rumah kamu akan tetap terang, tapi dengan daya yang kecil. Lampu LED juga ramah lingkungan,  tidak panas, serta awet!

LED Bulb YaIni
Lampu LED Merk Ya Ini

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, mulai ganti lampu-lampu di rumahmu dengan lampu LED!

Daftar lampu LED murah dan berkualitas bagus bisa dilihat di katalog kami, atau masukkan alamat e mail kalian untuk mendapatkan promosi lengkap dari kami.

'Klik'  Untuk Melihat Menutup Daftar Isi Artikel
Kirim Katalog Produk Ke Email
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Informasi Reseller
Bergabung bersama ribuan reseller lainnya. Dengan modal awal Rp 200rb.
Informasi Reseller

Klik untuk Tanya-Tanya seputar Produk / Reseller ?

S-gala.comGoogle Map Alamat kami

Dapatkan Katalog Lengkap Reseller diemail anda

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Atau Chat LANGSUNG dengan admin kami melalui WA dengan klik tombol dibawah

CHAT WA Admin
Testimoni - ReviewPengiriman - PembayaranGaransi dan PenggantianMenjadi Mitra Droship PointKesempatan Bisnis Reseller
S-gala.comGoogle Map Alamat kami
Rajin Review FREE HP Samsung A10s
Tim Pengaduan akan menghubungi anda dalam 1x24 jam

No WA Keluhan :
081222768892
Tutup Form
Refresh Halaman dan Kirim Ulang
X
Form Keluhan Pelanggan
2018-2020 CV Qions Putra Perkasa