Home

 >>  

Blog

 >>  

Kabel Listrik

 >>  

Menyambung kabel listrik

 >>  

DIY Tutorial Cara Menyambung Kabel Listrik & Memasang Saklar Lampu

Menyambung Kabel Listrik DIY

Di publish oleh S-Gala.com, Tanggal 

January 3, 2021

'Klik'  Untuk Melihat Menutup Daftar Isi Artikel

DIY Tutorial Cara Menyambung Kabel Listrik & Memasang Saklar Lampu

Dapatkan Lampu Gratis,

 Share Artikel Ini

FB Logo

Bagikan di Facebook

Bagikan di Whatsapp




Ada kalanya kita harus menginstalasi kabel listrik ataupun memperbaiki sistem kelistrikan di rumah. Baik itu memperbaiki jaringan listrik untuk lampu dan switchnya ataupun stop kontak.

Rangkaian listrik di rumah biasanya dibuat sesederhana mungkin untuk memudahkan perawatan atau perbaikan dikemudian harinya. Lalu bagaimana cara untuk menyambung kabel listrik sendiri? Tidak sulit, kok!

Menyambung Kabel Listrik Rangkaian Seri VS Paralel

Rangkaian listrik sendiri secara dasar ada 2 macam, yaitu rangkaian seri dan paralel. Mari kita bahas apa itu rangkaian seri dan paralel dan apa keuntungan dan kerugiannya masing-masing.

Rangkaian Seri

Rangkaian seri adalah rangkaian yang disusun secara sejajar atau sumber listrik dan beban disambung dalam satu jalur kabel atau penghantar yang sama.

Pada rangkaian seri, besaran arus listrik yang mengalir akan sama sedangkan voltase atau tegangannya akan terbagi pada setiap bebannya. Pada rangkaian seri sambungan kabel listrik pun sederhana dan tidak kompleks.

rangkaian seri lampu
Gambar rangkaian lampu dan sumber listrik yang dirangkai secara seri
Gambar pada rangkaian seri besaran arus listrik yang mengalir akan sama pada setiap lampu,sedangkan voltase akan terbagi untuk setiap bebannya (jika diasumsikan spek lampu sama maka tegangan yang diterima oleh setiap lampu adalah 3V – pada sirkuit diagram)

Keuntungan dari menyambung kabel listrik secara seri ini adalah sederhana dan tidak membutuhkan kabel atau kawat penghantar yang banyak.

Kekurangannya adalah jika ada salah satu beban rusak atau terjadi putus maka rangkaian akan open dan arus listrik tidak akan mengalir atau bisa dikatakan jika salah satu beban terjadi putus maka keseluruhan sistem akan mati.

Sebagai contoh saja jika salah satu lampu pada rangkaian seri ini putus maka lampu yang lain juga akan mati. Bahkan hal ini juga terjadi pada saat kita mengganti atau melepas lampu.

Hal ini menyulitkan juga untuk mendeteksi lampu mana yang putus karena seluruh lampu ikut mati.

Selain itu, jika lampu memiliki spek 12V dan misalkan kita akan menggunakan 3 buah, maka sumber listrik yang harus disediakan adalah 3x12V = 36V. Jika dipaksakan menggunakan sumber listrik yang ada misalnya hanya 12V, maka lampu menyala redup bahkan tidak menyala.

Hal ini cukup menyulitkan jika diterapkan di dalam rumah karena ketersediaan sumber listrik hanya 220VAC saja.

Rangkaian seri jika salah satu padam
Gambar jika salah satu beban atau perangkat listrik rusak maka keseluruhan sistem akan ikut mati

Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah rangkaian yang disusun secara berderet atau sumber listrik dan beban dipasang pada jalur kabel atau kawat penghantar yang berbeda.

Pada rangkaian paralel, arus listrik yang mengalir akan terbagi untuk setiap jalurnya dan besarnya sesuai dengan bebannya, sedangkan voltase atau tegangannya akan sama pada setiap jalur.

Rangkaian paralel lampu
Gambar rangkaian lampu dan sumber listrik yang dirangkai secara paralel
Rangkaian paralel lampu ON
Gambar pada rangkaian paralel besaran arus listrik akan terbagi pada setiap lampu sedangkan voltasenya sama (jika diasumsikan spek lampu sama maka tegangan yang diterima oleh setiap lampu adalah 9V – pada sirkuit diagram)

Keuntungan dari rangkaian paralel ini adalah jika ada salah satu beban rusak atau terjadi putus, maka arus listrik akan tetap dapat mengalir pada jalur yang lain sehingga tidak mematikan keseluruhan sistem.

Sebagai contoh jika salah satu lampu pada rangkaian paralel ini putus atau dilepas maka lampu yang lain akan tetap menyala.

Hal ini juga memudahkan kita dalam mendeteksi lampu mana yang putus atau terjadi kerusakan.

Selain itu,setiap lampu akan mendapatkan sumber tegangan yang sama sehingga semua lampu akan menyala secara optimal.

Kekurangan dari rangkaian ini adalah membutuhkan kabel atau kawat penghantar yang lebih banyak daripada rangkaian seri.

Rangkaian paralel kalau salah satu padam
Gambar jika salah satu beban atau perangkat listrik rusak maka tidak akan mematikan keseluruhan sistem.

Rangkaian Listrik Apa yang Digunakan Untuk Rumah Kita?

Dari penjelasan rangkaian listrik di atas maka secara umum kita dapat menentukan rangkaian listrik untuk lampu dan switch di rumah.

Di rumah tentunya kalian tidak menemukan kasus saat ada salah satu lampu mati maka semua lampu akan mati, hanya satu lampu saja yang mati sedangkan lampu yang lainnya tetap menyala (kecuali terjadi konsleting sehingga memutus breaker – MCB).

Jadi untuk rangkaian lampu di rumah menggunakan rangkaian paralel.

Lalu bagaimana dengan rangkaian switch atau saklar? Jika kita perhatikan satu switch dapat mematikan satu atau lebih lampu. Dari kejadian ini dapat kita tentukan bahwa rangkaian switch adalah rangkaian seri.

Switch ditempatkan pada salah satu jalur dan dirangkaikan seri dengan sumber listrik dan beban.

Sehingga jika switch dalam keadaan open, membuat semua beban atau lampu tidak mendapatkan arus listrik, sebaliknya jika switch dalam keadaan close, semua beban atau lampu akan mendapatkan arus listrik.

lampu dan switch rangkaian seri
Gambar switch yang dirangkaikan seri dengan sumber listrik dan beban. Jika posisi switch off atau open maka lampu tidak mendapatkan arus listrik
switch posisi on
Gambar switch dengan posisi on atau close yang membuat arus listrik mengalir sehingga lampu menyala

Untuk stop kontak sendiri pastinya rangkaian yang digunakan adalah rangkaian paralel. Bergantung pada kondisi jaringan listrik di rumah masing-masing ada yang menggunakan grounding (live-netral-ground, total 3 kabel) dan tanpa menggunakan grounding (live dan netral, total 2 kabel).

Kabel live dan netral disambungkan pada terminal bagian ujung-ujung kiri dan kanan (posisi live dan netral boleh terbalik), sedangkan kabel ground disambungkan pada terminal bagian tengah.

Yang harus diperhatikan pada saat merangkaikan kabel baik seri, paralel atau memasangkan stop kontak, matikan terlebih dahulu sumber listrik dan semua jalur kabel tidak boleh terjadi short. Dengan hal ini pekerjaan menjadi lebih aman dan mencegah terjadinya kesetrum atau konsleting.

Jangan lupa untuk mampir ke artikel lain di blog www.s-gala.com untuk mendapatkan informasi berkualitas lainnya.

Hubungi juga customer service kami untuk mendapatkan promosi menarik serta informasi peluang bisnis modal kecil untung jutaan rupiah per bulan terkait dengan alat-alat listrik ya!



'Klik'  Untuk Melihat Menutup Daftar Isi Artikel
Harga 
This is some text inside of a div block.
SPANDUK KECIL 1 X 1
SPANDUK ALAT LISTRIK 2 x 1
STAND FAN KAKI BULAT MASTAP 16" M-16844
Harga Lengkap Produk
Kirim Katalog Produk Ke Email
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Informasi Reseller
Bergabung bersama ribuan reseller lainnya. Dengan modal awal Rp 200rb.
Informasi Reseller

Klik untuk Tanya-Tanya seputar Produk / Reseller ?

S-gala.com Google Map Alamat kami
fb-review-img
google-review-img

Dapatkan Katalog Lengkap Reseller diemail anda

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Atau Chat LANGSUNG dengan admin kami melalui WA dengan klik tombol dibawah

CHAT WA Admin
Testimoni - ReviewPengiriman - PembayaranGaransi dan PenggantianMenjadi Mitra Droship PointKesempatan Bisnis ResellerKebijakan Privasi
S-gala.com Google Map Alamat kami
fb-review
google-review
Tim Pengaduan akan menghubungi anda dalam 1x24 jam

No WA Keluhan :
081222768892
Tutup Form
Refresh Halaman dan Kirim Ulang
X
Form Keluhan Pelanggan
2018-2020 CV Qions Putra Perkasa