Iklan Sponsor
Logo S-Gala.com png

Smart Lamp Sederhana – Gunakan Lampu Sensor Cahaya!

August 23, 2022
Lampu dengan Sensor Cahaya
Iklan Sponsor

Pernahkah kalian pergi seharian dan pulang ketika sudah petang; lalu disambut dengan keadaan rumah yang gelap gulita?

Wah, tahukah kalian bahwa meninggalkan rumah dengan kondisi seperti itu bisa berbahaya lho!

Kondisi rumah yang gelap gulita di malam hari menandakan tidak adanya orang di dalam rumah, alias rumahnya kosong.

Hal ini bisa mengundang pencuri!

Lalu apa yang harus dilakukan supaya menghindari hal tersebut?

Nah, kali ini S-gala.com akan memperkenalkan sebuah inovasi teknologi lampu yang Bernama Lampu Sensor Cahaya.

Yuk simak informasinya sampai selesai!

Lampu Sensor Cahaya

Lampu sensor cahaya adalah lampu yang dapat menyala secara otomatis pada saat kondisi sekitar menjadi gelap.

Demikian juga sebaliknya, lampu ini juga dapat mati secara otomatis pada saat terkena cahaya di siang hari.

lampu otomatis sensor cahaya

Lampu sensor cahaya sangat cocok bagi kita yang sering lupa mematikan saklar lampu pada waktu pagi ataupun siang hari.

Bisa dibilang lampu dengan sensor cahaya ini merupakan mekanisme sederhana dan awal mula dari adanya smart lamp / lampu pintar.

Prinsip Kerja Lampu Sensor Cahaya

Prinsip kerja lampu dengan fitur sensor cahaya adalah lampu akan mendeteksi keberadaan cahaya. Sensor akan menangkap cahaya pada saat siang hari, kemudian direspon oleh transistor dan lampu akan mati.

Begitu juga sebaliknya, sensor tidak akan menangkap cahaya matahari pada saat malam hari, sehingga akan direspon oleh transistor dan lampu akan menyala otomatis.

Lampu LED sensor cahaya selain digunakan pada lampu jalan, biasanya juga digunakan pada lampu taman. Namun sekarang kita juga dapat menggunakannya di rumah, sehingga kita tidak perlu repot - repot menyalakan lampu rumah yang jumlahnya banyak.

Menghindari pencuri di rumah dengan lampu otomatis

Keunggulan lampu bersensor cahaya ternyata bukan hanya terkait dengan fungsi otomatis yang dijalankan.

Lampu dengan fotosensor dirancang sebagai produk yang mampu menghemat biaya listrik. Dengan menggunakan lampu sensor cahaya maka kita dapat memangkas biaya listrik bulanan kita, lho!

Komponen Lampu dengan Sensor Cahaya

Jenis lampu yang umum digunakan untuk ditambahkan fitur sensor cahaya adalah jenis lampu LED.

Mengapa lampu LED?

Karena untuk menyalakan lampu LED membutuhkan daya yang tidak besar. Jadi selaras dengan tujuan dari penggunaan sensor cahaya itu sendiri; yaitu penghematan biaya listrik.

Yang membedakan antara susunan lampu LED & lampu LED sensor cahaya tentu dengan adanya tambahan fitur photosensor itu sendiri.

Sensor untuk cahaya ini menggunakan komponen LDR atau Light Dependent Resistor.

LDR component untuk sensor cahaya

LDR atau Light Dependent Resistor ini adalah sebuah komponen elektronika yang termasuk ke dalam jenis resistor. Nilai resistansinya (nilai tahanannya) baru akan berubah apabila intensitas cahaya yang diserap juga berubah.

Prinsip kerja LDR sangat sederhana dan tidak jauh berbeda dengan variabel resistor lainnya.

LDR bisa dipasang di aneka rangkaian elektronika untuk memutuskan dan menyambungkan aliran listrik berdasarkan cahaya. Semakin banyak cahaya yang mengenai LDR, maka nilai resistansinya akan turun.

Dengan kata lain, komponen LDR ini akan menghantarkan arus listrik jika menerima sejumlah intensitas cahaya (kondisi terang) dan menghambat arus listrik dalam kondisi gelap.

Lho? Kenapa kok rasanya fungsinya terbalik ya?

Nah, jadi memang sifat dan fungsi dari komponen LDR seperti itu. Maka untuk menjadikan kondisi sebaliknya seperti pada lampu LED sensor cahaya, kita harus menambahkan komponen lainnya seperti transistor.

Atau kita juga bisa mengutak-atik rangkaiannya supaya LDR tersebut bisa memberikan fungsi ‘terbalik’ dari sifat aslinya.

Jadi lampu bisa menyala ketika lingkungannya gelap; dan padam ketika lingkungan sekitarnya terang.

Contoh-contoh Lampu LED dengan Sensor Cahaya

Ada beberapa contoh fitur dan lampu yang bisa kalian gunakan supaya lampu di rumah otomatis mati dan menyala dengan sensor cahaya.

1. Menggunakan fitting lampu dengan fitur sensor cahaya

Fitting lampu dengan sensor

Kalau kalian mau tetap menggunakan lampu LED biasa yang kalian pakai di rumah, fitting sensor yang satu ini cocok sekali untukmu!

Kalian tinggal memasangkan fitting sensor tambahan ini ke dudukan lampu di plafon rumah, lalu memasangkan lampu LED biasa ke fitting ini.

Atur saklar untuk selalu di posisi “ON”. Biar sensor di fitting ini yang memutus atau menyambungkan arus listrik dari rangkaian listrik rumah ke lampu LED.

Harganya juga murah, mulai dari belasan ribu sampai lima puluh ribuan saja.

2. Smart Bulb / LED Pintar dengan sensor cahaya

Smart bulb dengan fotosensor

Ada juga lampu LED yang sudah ditanamkan fitur sensor cahaya di dalamnya, jadi kalian tidak perlu lagi membeli dan memasang fitting tambahan.

Ada berbagai merk lampu yang menawarkan produk seperti ini, mulai dari merk in-Lite, Hannochs, Phillips, Bardi, sampai lampu-lampu buatan China dengan merk kurang terkenal.

Harganya juga bervariasi, mulai dari 20 ribuan sampai 200 ribuan per buahnya!

Kalian bisa pilih tergantung kebutuhan.

Kalau kalian mau membeli lampu sensor cahaya dengan harga murah tapi kualitas tinggi, kalian berada di tempat yang tepat.

S-gala.com juga menyediakan berbagai macam lampu serta alat listrik berkualitas yang harganya bisa banget buat jualan lagi!

Yuk, dapatkan penawarannya segera melalui kontak WA CS kami di tautan berikut >> CHAT WA

Iklan Sponsor
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan Sponsor
Beriklan hubungi 081-222-768-892
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Iklan sponsor, Scroll untuk melanjutkan
Iklan Sponsor
Tutup Kalatog

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Lampu Tumblr

Rp 11.400

Terhubung dengan Whatsapp tim penjualan kami
Tutup Iklan  X
Tutup